Semua orang percaya kalau dalam bekerja pasti menemui masalah. Ketika
masalah ini menumpuk dan menggunung, butuh jalan keluar. Ada yang
mengatakan separuh masalah itu selesai ketika hanya diceritakan saja
kepada orang lain yang tepat.
Pasti anda pernah mengalaminya. Ketika
menceritakan masalah anda kepada orang yang tepat, maka dada anda
rasanya ‘plong’. Terasa sebagian masalah itu tuntas. Padahal lawan
bicaranya hanya mendengar, belum memberikan solusi apapun. Apalagi jika
didiskusikan berbagai solusi dari masalah tersebut, pasti segera tuntas.
Seorang pemimpin, pasti mempunyai orang-orang yang dipimpinnya. Saya
selalu mengatakan mereka itu TIM. Pemimpin yang bijak harus harus
menjadi tempat ‘curhat’ TIM-nya. Minimal seperti ventilasi udara, ada
kelegaan bagi TIM-nya.
Apalagi
pemimpin tersebut mampu membantu memberi solusi jitu kepada TIM-nya
tersebut. Jika budaya ini terus menerus dilakukan, maka pemimpin itu
seperti payung bagi TIM-nya. Pemimpin harus siap mendengar keluhan, kesulitan
atau masalah apapun baik yang berkaitan dengan pekerjaan atau tidak.
Hanya mendengar saja, maka TIM anda akan merasa diperhatikan.
Semoga
kita dihindarkan dari pemimpin yang selalu mengajak TIM-nya ‘berantem’
dengan banyak orang, yang akhirnya membuat kita banyak musuh, padahal
itu bukan masalah kita.
Kala udara kerja sudah sesak dan pengap,
tiba-tiba pemimpin menjadi ventilasinya. Kala banyak masalah turun deras
bak hujan, tiba-tiba pemimpin menjadi payung besar yang melindungi
semua TIM-nya dari hujan dan dingin. Alangkah indahnya.....
0 komentar:
Posting Komentar