By Munif Chatib
Menurut Robin Forgaty ada 10 model kurikulum, mulai fragmented sampai integrated. Berarti bisa-bisa truk besar tersebut membuat beban yang bentuknya bukan kotak, mungkin berbentuk kerucut, limas, tabung, dan lain-lain. Anggap saja kotak adalah bentuk kurikulum terpadu yang dipakai pada kurikulum 2013. Pasti isinya sangat beragam, sesuai dengan model kurikulumnya.
Sebenarnya ada yang lebih penting daripada bentuk kotak kontainer dan isinya, yaitu tiga roda besar yang membawa kotak tersebut. Bayangkan roda pertama adalah INPUT, roda kedua PROSES dan roda ketiga adalah OUTPUT. Apa maksudnya? Sederhana sekali. Tiga roda itu adalah pembawa kurikulum, yaitu GURU. Keberhasilan guru melaksanakan kurikulum jika GURU tersebut mempunyai TIGA RODA. INPUT, guru harus yakin setiap siswanya adalah BINTANG.
Tidak ada anak yang bodoh. PROSES, guru harus menguasai multi strategi dalam mengajar. Jangan hanya mengandalkan strategi tunggal, yaitu metode CERAMAH seumur hidup. Dan OUPUT, guru harus menilai siswanya dengan penilaian otentik. Insyaallah semua siswa kita HEBAT.
Anda bisa bayangkan ketika selesai mengajar, tidak ada siswa yang diremidi. Semua siswanya memahami dan menuntaskan semua indikator hasil belajarnya. Jadi GURUNYA MANUSIA itu seperti TIGA RODA yang siap membawa dan menghantar KONTAINER KURIKULUM dengan bentuk apapun. Indah bukan?








0 komentar:
Posting Komentar