.easyslider-wrapper { width: auto; float: left; position: relative; padding-right: 2%; padding-top: 10px; } .easyslider { overflow: hidden; position: relative; width: 100%; height: 350px; background: #eee; } .image_reel { position: absolute; top: 0; left: 0; } .image_reel img { float: left; width: 20%; height: 350px; } .paging { background: none; position: absolute; bottom: 15px; right: 20px; padding:4px 0 2px; z-index: 100; display: none; } .paging a { margin: 3px; background: #fff; width: 10px; height:10px; display: inline-block; border: none; outline: none; } .paging a.active { background: #15E3FF; border: 1px solid #15E3FF; } .paging a:hover { } .easytitledes { width:70%; display: none; position: absolute; bottom: 20px; left: 20px; z-index: 101; background: #000A3F; background: rgba(2, 0, 51, 0.6); padding: 10px 15px; } .easytitledes a { color: #15E3FF; font: 14px sans-serif; text-transform: uppercase; font-weight: bold; } .easytitledes a:hover { color:#29FF00 } .easytitledes p { color: #fff; font: 12px Arial; }
Post-Title 1

Description / Caption 1

Post-Title 2

Description / Caption 2

Post-Title 3

Description / Caption 3

Post-Title 4

Description / Caption 4

Post-Title 5

Description / Caption 5

Jumat, 07 Juni 2013

The Best Teacher - The Best Management

Jika sekolah unggul diartikan sebagai sekolah yang punya “THE BEST TEACHER dan THE BEST MANAGEMENT” maka tidak ada lagi polemik Sekolah Berstandar International. 
 
The Best Teacher berhubungan dengan kemampuan guru mengajar dan berinteraksi dengan siswanya, tidak lagi berhubungan dengan kemampuan para siswa yang dijadikan standar.
 
Lalu The Best Management berhubungan dengan kemampuan hubungan menejerial struktur sekolah dan punya penilaian kinerja pada setiap strukturnya. Sehingga tidak lagi dikaitkan dengan fasilitas sekolah yang mewah.

PEMIMPIN ITU VENTILASI DAN PAYUNG TIMNYA

By Munif Chatib


Semua orang percaya kalau dalam bekerja pasti menemui masalah. Ketika masalah ini menumpuk dan menggunung, butuh jalan keluar. Ada yang mengatakan separuh masalah itu selesai ketika hanya diceritakan saja kepada orang lain yang tepat.

Pasti anda pernah mengalaminya. Ketika menceritakan masalah anda kepada orang yang tepat, maka dada anda rasanya ‘plong’. Terasa sebagian masalah itu tuntas. Padahal lawan bicaranya hanya mendengar, belum memberikan solusi apapun. Apalagi jika didiskusikan berbagai solusi dari masalah tersebut, pasti segera tuntas.


Seorang pemimpin, pasti mempunyai orang-orang yang dipimpinnya. Saya selalu mengatakan mereka itu TIM. Pemimpin yang bijak harus harus menjadi tempat ‘curhat’ TIM-nya. Minimal seperti ventilasi udara, ada kelegaan bagi TIM-nya.  


Apalagi pemimpin tersebut mampu membantu memberi solusi jitu kepada TIM-nya tersebut. Jika budaya ini terus menerus dilakukan, maka pemimpin itu seperti payung bagi TIM-nya. Pemimpin harus siap mendengar keluhan, kesulitan atau masalah apapun baik yang berkaitan dengan pekerjaan atau tidak. Hanya mendengar saja, maka TIM anda akan merasa diperhatikan. 

Semoga kita dihindarkan dari pemimpin yang selalu mengajak TIM-nya ‘berantem’ dengan banyak orang, yang akhirnya membuat kita banyak musuh, padahal itu bukan masalah kita. 


Kala udara kerja sudah sesak dan pengap, tiba-tiba pemimpin menjadi ventilasinya. Kala banyak masalah turun deras bak hujan, tiba-tiba pemimpin menjadi payung besar yang melindungi semua TIM-nya dari hujan dan dingin. Alangkah indahnya.....

Selasa, 04 Juni 2013

KURIKULUM 2013 DAN GURUNYA MANUSIA

By Munif Chatib

Ketika melihat truk kontainer yang besar melintas di depan saya, langsung mendapat ide tentang kurikulum dan guru. Saya melihat kotak besar yang dibawa oleh truk tersebut. Buat saya, kotak besar itu adalah kurikulum. Bentuk kotak adalah model kurikulumnya.

Menurut Robin Forgaty ada 10 model kurikulum, mulai fragmented sampai integrated. Berarti bisa-bisa truk besar tersebut membuat beban yang bentuknya bukan kotak, mungkin berbentuk kerucut, limas, tabung, dan lain-lain. Anggap saja kotak adalah bentuk kurikulum terpadu yang dipakai pada kurikulum 2013. Pasti isinya sangat beragam, sesuai dengan model kurikulumnya. 

Sebenarnya ada yang lebih penting daripada bentuk kotak kontainer dan isinya, yaitu tiga roda besar yang membawa kotak tersebut. Bayangkan roda pertama adalah INPUT, roda kedua PROSES dan roda ketiga adalah OUTPUT. Apa maksudnya? Sederhana sekali. Tiga roda itu adalah pembawa kurikulum, yaitu GURU. Keberhasilan guru melaksanakan kurikulum jika GURU tersebut mempunyai TIGA RODA. INPUT, guru harus yakin setiap siswanya adalah BINTANG. 

Tidak ada anak yang bodoh. PROSES, guru harus menguasai multi strategi dalam mengajar. Jangan hanya mengandalkan strategi tunggal, yaitu metode CERAMAH seumur hidup. Dan OUPUT, guru harus menilai siswanya dengan penilaian otentik. Insyaallah semua siswa kita HEBAT.

Anda bisa bayangkan ketika selesai mengajar, tidak ada siswa yang diremidi. Semua siswanya memahami dan menuntaskan semua indikator hasil belajarnya. Jadi GURUNYA MANUSIA itu seperti TIGA RODA yang siap membawa dan menghantar KONTAINER KURIKULUM dengan bentuk apapun. Indah bukan?

KURIKULUM 2013 DAN GURUNYA MANUSIA
By Munif Chatib


Ketika melihat truk kontainer yang besar melintas di depan saya, langsung mendapat ide tentang kurikulum dan guru. Saya melihat kotak besar yang dibawa oleh truk tersebut. Buat saya, kotak besar itu adalah kurikulum. Bentuk kotak adalah model kurikulumnya. Menurut Robin Forgaty ada 10 model kurikulum, mulai fragmented sampai integrated. Berarti bisa-bisa truk besar tersebut membuat beban yang bentuknya bukan kotak, mungkin berbentuk kerucut, limas, tabung, dan lain-lain. Anggap saja kotak adalah bentuk kurikulum terpadu yang dipakai pada kurikulum 2013. Pasti isinya sangat beragam, sesuai dengan model kurikulumnya.

 

Sebenarnya ada yang lebih penting daripada bentuk kotak kontainer dan isinya, yaitu tiga roda besar yang membawa kotak tersebut. Bayangkan roda pertama adalah INPUT, roda kedua PROSES dan roda ketiga adalah OUTPUT. Apa maksudnya?  Sederhana sekali. Tiga roda itu adalah pembawa kurikulum, yaitu GURU. Keberhasilan guru melaksanakan kurikulum jika GURU tersebut mempunyai TIGA RODA. INPUT, guru harus yakin setiap siswanya adalah BINTANG. Tidak ada anak yang bodoh. PROSES, guru harus menguasai multi strategi dalam mengajar. Jangan hanya mengandalkan strategi tunggal, yaitu metode CERAMAH seumur hidup. Dan OUPUT, guru harus menilai siswanya dengan penilaian otentik. Insyaallah semua siswa kita HEBAT. Anda bisa bayangkan ketika selesai mengajar, tidak ada siswa yang diremidi. Semua siswanya memahami dan menuntaskan semua indikator hasil belajarnya. Jadi GURUNYA MANUSIA itu seperti TIGA RODA yang siap membawa dan menghantar KONTAINER KURIKULUM dengan bentuk apapun. Indah bukan?