.easyslider-wrapper { width: auto; float: left; position: relative; padding-right: 2%; padding-top: 10px; } .easyslider { overflow: hidden; position: relative; width: 100%; height: 350px; background: #eee; } .image_reel { position: absolute; top: 0; left: 0; } .image_reel img { float: left; width: 20%; height: 350px; } .paging { background: none; position: absolute; bottom: 15px; right: 20px; padding:4px 0 2px; z-index: 100; display: none; } .paging a { margin: 3px; background: #fff; width: 10px; height:10px; display: inline-block; border: none; outline: none; } .paging a.active { background: #15E3FF; border: 1px solid #15E3FF; } .paging a:hover { } .easytitledes { width:70%; display: none; position: absolute; bottom: 20px; left: 20px; z-index: 101; background: #000A3F; background: rgba(2, 0, 51, 0.6); padding: 10px 15px; } .easytitledes a { color: #15E3FF; font: 14px sans-serif; text-transform: uppercase; font-weight: bold; } .easytitledes a:hover { color:#29FF00 } .easytitledes p { color: #fff; font: 12px Arial; }

Senin, 03 Juni 2013

Tim Saya # Anak Buah Saya

GANTI SEBUTAN ANAK BUAH MENJADI TIM

By Munif Chatib

Alhamdulillah hampir 10 tahun saya banyak bertemu orang-orang hebat di seluruh Indonesia. Jujur mereka selalu saja menjadi inspirasi buat saya. Profesi mereka beragam, baik yang berkaitan dengan dunia pendidikan ataupun di bidang lain. 
Namun bagi saya mereka adalah ‘LEADER’. Saya selalu mendapat ‘special moment’ dari mereka. Banyak yang saya coba praktekkan pada saat saya bekerja. Agar catatan-catatan yang tercecer ini tidak hilang, saya berusaha kumpulkan dan ingin saya bagi kepada sahabat-sahabat lain.

Seperti hal yang sederhana dalam menyebut ‘bawahan’ dalam sebuah struktur perusahaan atau sekolah. PEMIMPINNYA MANUSIA selalu memanggil anak buahnya dengan istilah ‘TIM SAYA’ bukan ‘ANAK BUAH SAYA’ atau ‘BAWAHAN SAYA’.

Pasti anak buah anda mempunyai perasaan yang berbeda ketika di setiap kesempatan pemimpinnya selalu menyebut dengan TIM. TIM lebih mempunyai makna setara, sedangkan anak buah lebih berarti bawahan, buruh, atau orang yang selalu diperintah-perintah.

Hasil kerja TIM ternyata luar biasa. Setiap orang tiba-tiba merasa dihargai dan berlomba-lomba menciptakan mutu. Ya setiap orang berusaha bekerja dengan kualitas terbaik. Ketika saya praktekkan penyebutan TIM ini di perusahaan saya, wow nuansanya langsung positif. 

Alhamdulillah sampai hari ini saya sudah terbiasa bilang TIM kepada semua sahabat yang bekerja dengan saya. Ternyata sebutan TIM adalah jembatan membangun susana kerja yang harmonis. Ayo biasakan memanggil TIM kepada semua orang yang bekerja dengan kita.

Tabung U Pimpinan

PEMIMPIN YANG BUAT STRESS DAN TABUNG U

By Munif Chatib

Pernahkah anda sangat merasa tertekan pada saat bekerja, yang disebabkan oleh perilaku atasan atau bos anda? Jika anda pernah merasakan, percayalah saya juga pernah merasakannya. Sangat tidak nyaman dalam bekerja. Hari Senin sampai Jum’at rasanya seperti masuk neraka, sebaliknya hari yang ditunggu-tunggu adalah Sabtu dan Ahad, hari kebebasan.

Lalu ketika saya menjadi pemimpin, saya harus hati-hati melayani Tim saya. Pengalaman bekerja dalam tekanan selalu saya pegang kuat, jangan sampai hal tersebut dialami oleh Tim saya. Ternyata dari pengalaman bertemu pemimpin-pemimpin hebat, saya berhasil menyimpulkan sesuatu yang penting untuk parta pemimpin. Sesuatu itu bernama TABUNG U, ya bayangkan tabung dari kaca yang berbentuk huruf U. Mudahkan?

Tugas pemimpin memberi instruksi atau tantangan kepada Timnya agar dapat maju. Jika pemimpin tersebut memberi instruksi, maka sepertinya pemimpin tersebut memberikan ‘TEKANAN’ kepada penampang tabung pertama yang berisi air. 

Jika tekanan tersebut berhasil, maka air akan terangkat di penampang tabung kedua. Jika air tersebut sampai tumpah pada tabung kedua berarti PEKERJAAN BERHASIL atau SUKSES. Sederhanakan logikanya.

Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana cara pemimpin tersebut memberi TEKANAN ke penampang tabung pertama. Jika alat penekan, apapun itu, tidak sama luasnya dengan diameter tabung, maka yang terjadi adalah ADUK-ADUK, bukan penekanan, sehingga air di tabung kedua tidak akan naik. 

ADUK-ADUK bahasa lainnya adalah PENEKANAN NEGATIF, pasti airnya keruh. Setiap orang yang menerima instruksi akan merasa diaduk-aduk, takut, dan melakukan instruksi tidak dari hati. Akhirnya pekerjaan tidak tuntas.

Sebaliknya, jika cara PENEKANANNYA POSITIF, dengan cara pemimpin tersebut memperhatikan dan mengukur luas penampang tabung pertama, lalu dia membuat alat penekan yang sesuai dengan diameter tabung pertama. Dengan perlahan-lahan dilakukan penekanan, maka hasilnya adalah air akan naik di tabung kedua sampai tumpah. Diameter tabung adalah kondisi Tim. 

PEMIMPIN YANG BUAT STRESS DAN TABUNG U
By Munif Chatib
 
Pernahkah anda sangat merasa tertekan pada saat bekerja, yang disebabkan oleh perilaku atasan atau bos anda? Jika anda pernah merasakan, percayalah saya juga pernah merasakannya. Sangat tidak nyaman dalam bekerja. Hari Senin sampai Jum’at rasanya seperti masuk neraka, sebaliknya hari yang ditunggu-tunggu adalah Sabtu dan Ahad, hari kebebasan.
Lalu ketika saya menjadi pemimpin, saya harus hati-hati melayani Tim saya. Pengalaman bekerja dalam tekanan selalu saya pegang kuat, jangan sampai hal tersebut dialami oleh Tim saya. Ternyata dari pengalaman bertemu pemimpin-pemimpin hebat, saya berhasil menyimpulkan sesuatu yang penting untuk parta pemimpin. Sesuatu itu bernama TABUNG U, ya bayangkan tabung dari kaca yang berbentuk huruf U. Mudahkan?
Tugas pemimpin memberi instruksi atau tantangan kepada Timnya agar dapat maju. Jika pemimpin tersebut memberi instruksi, maka sepertinya pemimpin tersebut memberikan ‘TEKANAN’ kepada penampang tabung pertama yang berisi air. Jika tekanan tersebut berhasil, maka air akan terangkat di penampang tabung kedua. Jika air tersebut sampai tumpah pada tabung kedua berarti PEKERJAAN BERHASIL atau SUKSES. Sederhanakan logikanya.
Namun yang menjadi masalah adalah bagaimana cara pemimpin tersebut memberi TEKANAN ke penampang tabung pertama. Jika alat penekan, apapun itu, tidak sama luasnya dengan diameter tabung, maka yang terjadi adalah ADUK-ADUK, bukan penekanan, sehingga air di tabung kedua tidak akan naik. ADUK-ADUK bahasa lainnya adalah PENEKANAN NEGATIF, pasti airnya keruh. Setiap orang yang menerima instruksi akan merasa diaduk-aduk, takut, dan melakukan instruksi tidak dari hati. Akhirnya pekerjaan tidak tuntas.
Sebaliknya, jika cara PENEKANANNYA POSITIF, dengan cara pemimpin tersebut memperhatikan dan mengukur luas penampang tabung pertama, lalu dia membuat alat penekan yang sesuai dengan diameter tabung pertama. Dengan perlahan-lahan dilakukan penekanan, maka hasilnya adalah air akan naik di tabung kedua sampai tumpah. Diameter tabung adalah kondisi Tim. Maksudnya jika pemimpin selalu memperhatikan kondisi Tim-nya sebelum memberikan penekanan, maka biasanya alat penekanan tersebut akan sesuai dengan kondisi Tim. Sehingga Tim anda akan melakukan pekerjaan dengan hati, dan berkeinginan yang sama, yaitu MAJU BERSAMA.
Kesimpulannya jika pemimpin tidak pernah mengetahui kondisi Timnya, biasanya yang teradi adalah ADUK-ADUK. Sebaliknya jika pemimpin memahami betul kondisi Timnya, Insyaallah akan terjadi pergerakan air yang naik dan semua program akan berhasil.Maksudnya jika pemimpin selalu memperhatikan kondisi Tim-nya sebelum memberikan penekanan, maka biasanya alat penekanan tersebut akan sesuai dengan kondisi Tim. Sehingga Tim anda akan melakukan pekerjaan dengan hati, dan berkeinginan yang sama, yaitu MAJU BERSAMA.

Kesimpulannya jika pemimpin tidak pernah mengetahui kondisi Timnya, biasanya yang teradi adalah ADUK-ADUK. Sebaliknya jika pemimpin memahami betul kondisi Timnya, Insyaallah akan terjadi pergerakan air yang naik dan semua program akan berhasil.

Tanya-Jawab

T:  
Saya setuju dengan apa yg Pak Munif sampaikan, Fungsi manajemen kalo tidak salah meliputi: perencanaan, penempatan posisi kerja, action/kerja. Bagaimana dengan fungsi control? Apa yg harus di lakukan seorang pemimpin kalo teamnya melakukan kesalahan ?

J : 
Sederhana. Jika tim melakukan kesalahan ada 4 tahap 1. Identifikasi kesalahannya, 2. Cari tahu penyebabnya, 3. Pikirkan solusinya, 4. Jangan sampai ada kesalahan yang sama.
                                                                                                                                                                                                 


Tentang Keteguhan

Rahasia Keteguhan


Kata mereka, jalan kebenaran itu panjang.
Maka hanya mereka yang jujur mencintai kebenaranlah yang bisa bertahan

Milikilah Cinta?

Aku bertanya, Apa rahasia keteguhan cinta?
Kata mereka, rahasia keteguhannya adalah kesabaran.

Aku bertanya, darimana kesabaran itu lahir?

Siapa ibu kandung kesabaran?
Kata mereka, ibu kandung kesabaran adalah keyakinan. Itu kata mereka.

Aku bertanya lagi, apa saja yang menopang keyakinan pada diri setiap orang?
Kata mereka, ada tiga hal yang menopang keyakinan, agar ia terus berdiri tegak.

Aku bertanya lagi, apa itu? apa saja yang menopang keyakinan?

Pertama, karena kita tahu bahwa hal yang kita lakukan ini benar
Kedua, karena kita tahu yang kita kerjakan ini “pasti” tercapai. Kita akan mewujudkan tujuan ini dengan izin-Nya.
Ketiga, karena kita tahu Allah bersama kita dan akan menolong selama kita terus berdiri di jalan kebenaran. 

*penulis: @arifmahmudah on twitter

Sumber:  http://www.pkspiyungan.org/2013/06/rahasia-keteguhan.html